Janji Yang Tak Pernah Terwujud. ( episode 7 )

Disepanjang cerita itu, Ana belom menyadari bahwa Rio terkena penyakit Jantung kardimiopathy.....tapii penyakit itu belom terasa sakit banget sama Rio....... dan pada saat jam olahraga Rio sedang bermain Basket, tapi ia tiba-tiba sesak nafas yang parah lalu..... 

Rio: " ufhhhh kok gua sesek nafas sii " 

Rio: " heh pala gua muter, ah anjing gw knp " 
dan disaat itu juga Rio terjatuh dan langsung dibawa ke rumah sakit......

Pada sore hari..... Ana mendapatkan kabar dari temen Rio bahwanya Rio sedang di rumah sakit karena pingsan yang ga sadar selama 3 jam.......

Ana pun ke rumah sakit. pada saat hendak masuk ke kamar..... Ana mendengar percakapan Rio dengan dokter yang membahas.......

Ana: " mmmm mana yaa kamar nya " 

Ana: " nah ini dia " 

saat ana ingin pergi di balik tirai ia mendengar pembicaraan dokter dan Rio 

Dokter: " nak kamu gamau kasi tau ke orang tua dan pacar kamu? bahwa ini penyakit ini bakal terus menerus sampe kamu besar.....jika tidak ditangani, bakal tau kan resikonya? " 

Rio: " hmmm gausah dok, mereka gausah tau ini dlu..... yang mereka cukup tau... aku rajin belajar disekolah "

Rio: " emang kira-kira sampai kapan saya bertahan dok? " 

Dokter: " penyakit ini masih ringan, kamu Masi banyak waktu..... mungkin 15 - 20 tahun.... " 

Rio: " Alhamdulillah Masi banyak waktunya dok "

Rio: " sebenernya ya dok... alasan aku ga kasi tau cwe aku..... aku mau kalo aku udah kerja..... kalo aku dah sukses aku bakalan cariin dia pasangan yang bertanggung jawab dan sayang sama dia.... ketakutan saya tuh cuma dia tidak mendapatkan pasangan yang tidak bagus buat dia " 

Dokter: " okeylah semangat yaaa nak saya mendukung kamu " 

lalu ditengah obrolan Ana masuk ke dalam yang menutupi Dokter dan Rio......

Ana: " aduhh Rio kamu kenapaa " 

Rio: " lohhh naa kok disini???? aku cuma kecapean kokk.... hehe iya kan dok??? " 

dokter: "mm iyaa dia cuma kecapean " 

Ana: " ihhh makanya jangan kecapeann "
 
Rio: " hehe iyaaaa kokk " 

Ana: " dok ini Rio di rawat atau gimana?? " 

Dokter: " boleh pulang kok tapi... Rio harus mengambil obatnya sendiri gabole ditemenin kamu " 

Ana: " oke siap Dok " 

Disaat itu Ana mengetahui apa yang dialami Rio selama ini

Disaat jalan pulang....... Rio selalu menanyakan tipe cowonya ituu gimana dan apa yang membuat kamu sedih

Rio: " naaa..... tipe calon suami kamuu gimana siehhhhh " 

Ana: " yaaaa kayakk kamuu lahhh " 

Ana: " yangg pastii sayang sama akuhhhh terusss bertanggung jawabbbb eeee amaa pengertian terusss mandiriiii banyakk dehhhh " 

Rio: " gituu yahhhh...... " 

Ana: " kenapaaa emangnya ciiiiii " 

Rio:" gapapaaaa siiiiii kan nanya doangg " 

Rio: " ehhh kita gede masiiii berhubungan gaaa yaaa " 

Ana: " gatau dengggg " 

Rio: " yahhhh aku sedihh tauu ditinggal kamuuuu " 

Ana: " apalagi akuuuu....gabisa melukk lagiii " 

Rio: " pelukk muluuu " 

Ana: " yeuuu kamuu suka kannnn " 

Rio: " iyalahhh hehehehe " 

disaat itu pun Ana tampak sedih bahwa Ana tau alasan Rio menanyakan tipe cowonya gimana.... 


berbulan-bulan pun berlalu..... Ana ingin lulus dari SMPN 2 yang berarti Ana akan pergi ke Jogja untuk melanjutkan sekolahnya disana 

Disaat hari kelulusan...... Rio Dateng ke acara kelulusan tersebut sambil membawa bunga besar untuk Ana yang lulus....

Ana: " waaaaaaa besarr bangetttt bungaanyaaaaa " 

Rio: " besarrr dongg buat orang speciallll " 

Ana: " makasiii yakkkk " 

Rio: " ( Rio terlihat muka sedih dan ingin menangis ) 

Ana: " heii kamu kenapaaa " 

Rio: " aku gabisa melihat kamu dalam 5 tabun kedepan.... gimana dong huhuhuhu " 
Ana: " jangann nangissss ihhhh.... kalo kamu nangis aku juga nangis nii " 

Rio: " i-iya huuuu....... " 

Ana: " dahh yakkkk gantengggg yukkk kita jalan² buat terakhir kalinya " 

Rio: " huuu.... ayuuu " 

dannn saat itu pun Rio menikmati hari terakhir bersama Ana untuk bermain sampai larut malam. karena lusanya Ana langsung ke Jogja........

Lalu tiba dimana Ana pergi ke Jogja....... Rio menangis sejadi-jadinya karena Ana bakal meninggalkan Rio untuk waktu yang amat lama.....

Rio: " huuuuuuu aku sedihh bangett ( sambil meluk ) 

Ana: " dahh yaa jangan nangiss ncupppp, nanti kalo dah sampe aku kabari yakkkk aku mau jalan nii ke pesawatnya " 

Rio: " hmmmm iyaaa...... jangan lupaa yaaa makannn jaga kesehatan jangannn sering mandi ujannnn truss inget solattt yakkkkk............. dannn 1 lagiii......... JANGAN LUPA BAHWA AKU SELALU MENCINTAIMU DENGAN SEPENUH HATIKU....... LOVE YOUU ANAAAAA " 

Ana: " iyaaa syapppppp gantenggggg maaff yakkk i must to go........ byeee sayangggggg " 

disaat itu pun mereka memeluk dan menangis berdua.......

Dan saat itupun Mereka berdua akan menjalani hubungan dengan cara Long Distance Relationship atau yang dikenal LDR...... 

Di saat dalam pesawat..... Ana berdoa untuk keselamatan Ana.... terutama buat Rio yang terkena penyakit jantung......
yang dimana Rio tidak tahu bahwa Ana mengetahui bahwa Rio memiliki penyakit jantung... tapi Ama memilih diam..... jika Ana memberi tahu maka mungkin Rio bakal kecewa...... karena mungkin Ana bakal kepikiran terus tentang Rio.











Comments

Popular posts from this blog

Janji Yang Tak Pernah Terwujud. ( episode 5 )

Janji Yang Tak Pernah Terwujud. ( episode 6 )

Janji Yang Tak Pernah Terwujud. ( episode 1 )