Janji Yang Tak Pernah Terwujud. ( episode 6 )
Pagi disaat Rio menjemput Ana untuk kesekolahan..... Ana menanyakan obat yang ada di tas itu.
Ana: " akuu mau nanya deh, serius tapi ya jawab jujur "
Rio: " apa cantikk "
Ana: " Obat kemarin yang ditas mu apa? "
Rio: " ( waduh ) ituuu obatt punya sodara akuu dia nitipp pas aku pulang sekolah aku lewat apotek yang biasa dia beli gituu ayanggg "
Ana: " bukan kamu kan? soalnya itu obat punya orng yang menghindap penyakit jantung "
Rio: " bukannn kokkk itu bukann akuu "
Ana: " okeyyy good akuu khawatir kalo itu kamuu "
Rio: " hehehe.......kamuu mau ga nemenin aku futsal nanti malem??? "
Ana: " Ayokkk, jemputtt yahhh "
Rio: " siapp sayangg akuuu "
Pada saat itu pun Rio lebih berhati² terhadap Ana yang ia mengetahui obat apa yang dia beli kemarin. Tapi di sisi lain Ana curiga obat itu tidak untuk tetangga, karena ia pernah bilang bahwa ibunya sedang dimusuhi saudaranya.
Lalu Rio ngechat Rangga memberi tahu bahwa Rio hampir saja ketahuan oleh Ana
Rio: " oi Ngga "
Rangga: " ngapa io "
Rio: " hampir ketahuan cokk Ama cwe gua "
Rangga: " alahhh begoo sii luu "
Rangga: " bisa ketahuan karena apa? "
Rio: " gua naro obat gua di tas, trus diliat Ana "
Rangga: " ngapa taro tas?? "
Rio: " penyakit gua kambuh makanya gua bawa "
Rio: " untung gw bawa, kalo engga gua udh pingsan pas surprise in cwe gua, gua bilang ke toilet padahal ke kamar mandi "
Rangga: " yaudah sekarang hati² Jan sampe ketahuan lagi, kalo ketahuan lu nyari mati "
Rio: " okehhh "
Malam haripun tiba, Rio menjemput Ana di rumahnya. disitu Rio sangat kaget, karena Ana membawa air dan bekel buat si Rio....
Rio: " wahhh apanii "
Ana: " roti Ama air "
Rio: " makannya pas selesai ajaa yakkk "
Ana: " kenapaa pas selesai???? "
Rio: " biar pas main ga muntahhh, kan minimal 30 menit buat perut mencerna "
Ana: " gabolehhhh, harus makan duluuuu lagian kan paling ada sejaman buat latihan "
Rio: " okeyy lahhh "
Ana: " siniii aku suapinnn, kamuu fokus bawa motor ajaaa "
Rio: " iyaaa, dikitt dikitt yakkk "
Ana: " iyeeee sayangg "
Singkat cerita sudah selesai main futsal.... Rio bergegas ngambil tas dan ke toilet..... sikap itu membuat Ana curiga dan langsung menanyakan ke Rio.......
Ana: " kamuu kenapaaaa kok tiba-tiba ke toilet??? "
Rio: " hehehe gapapa kokk kebelet ajaaa tadiii "
Ana: " owalaaa, nii minumm "
Rio: " awww makasiiii "
Ana: " apasiiiii lebayyy "
Rio: " hehehehe, kamu mau langsung balikk??? "
Ana: " iyaa deh takut diomelin mamah "
Rio: " okeyyylahhhhh "
disepanjang jalan Ana mulai terus menerus memikirkan Apa yang disembunyikan oleh Rio selama ini.......
Rio: " dahhh sampeee "
Rio : " ongkosnya cium pipi "
Ana: " ihh apasiii, maluu "
Rio: " kwkwkwkw candaaa ishhh "
Ana: " ( tiba² nyium pipi )
Rio: " heh "
Ana: " sutttt gada yang liattt "
Rio: " dahh sanaa masukkk dah malemmm "
Rio: " cuci muka, kaki , tangan.... kalo bisa mandii sekaliann "
Ana: " kamu juga okeyy?? "
Rio: " okeyyyy bayyyyy "
Ana: " hatiii-hatiiii Jan ngebutttt "
Comments
Post a Comment